Pemprov DKI–PLN Teken PKS Perkuat Listrik Kepulauan Seribu, Disiapkan Jadi Destinasi Unggulan

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya untuk memperkuat sistem ketenagalistrikan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Kesepakatan ini ditujukan menjaga keandalan pasokan listrik sebagai prasyarat pengembangan layanan publik sekaligus penguatan pariwisata di wilayah kepulauan.

Penandatanganan PKS dilakukan di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (6/2). Pemprov menilai sinergi dengan PLN diperlukan agar pembangunan di Kepulauan Seribu tidak terkendala kebutuhan energi, terutama saat kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu etalase pariwisata Jakarta.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto menekankan listrik yang stabil merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung pada aktivitas harian masyarakat dan pelayanan pemerintah. “Kelistrikan yang andal di Kepulauan Seribu sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan pengembangan potensi daerah. Melalui kerja sama ini, kami berharap kualitas hidup masyarakat kepulauan dapat terus meningkat,” ujar Uus.

Menurut Uus, peningkatan infrastruktur, termasuk listrik, menjadi prasyarat utama karena arah kebijakan Pemprov menempatkan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata unggulan. Ia menegaskan, sebagai kota global, Jakarta perlu memastikan fasilitas pendukung di wilayah kepulauan terus ditingkatkan. “Karena bagaimanapun ke depan Pulau Seribu itu akan menjadi pusat wisata… salah satunya adalah PLN yang menjadi sumber energi… ini menjadi salah satu kesempatan yang baik bagi Pemprov Jakarta untuk mengembangkan kebutuhan listrik di Pulau Seribu,” katanya.

Di sisi PLN, General Manager PLN UID Jakarta Raya Andy Adchaminoerdin menyatakan kesiapan perusahaan memperkuat layanan kelistrikan hingga ke wilayah kepulauan. “PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal dan berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan. Kerja sama ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan keandalan sistem, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Kepulauan Seribu,” tegas Andy.

Andy menambahkan, ketersediaan listrik yang stabil diharapkan berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal, peningkatan pendidikan, serta perluasan akses informasi bagi warga. Ia menilai listrik bukan sekadar pasokan energi, melainkan penopang utama aktivitas sosial-ekonomi ketika Kepulauan Seribu ditargetkan tumbuh sebagai destinasi wisata. Dengan PKS ini, Pemprov dan PLN membuka jalan penguatan layanan dasar yang akan menentukan daya saing kawasan kepulauan dalam rencana pengembangan pariwisata Jakarta.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *