Askrindo Salurkan Dukungan untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Muara Angke

JAKARTA – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di wilayah pesisir Muara Angke, Jakarta Utara. Askrindo bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk menyediakan akses pendidikan, literasi, serta layanan kesehatan bagi perempuan dan anak di kawasan tersebut.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui kolaborasi strategis dengan KemenPPPA,” ungkap Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, dalam keterangan resminya pada Senin (12/1/2026).

Salah satu wujud nyata partisipasi Askrindo adalah penyediaan Mobil Pintar, sebuah sarana edukasi mobile yang dihadirkan untuk anak-anak di Muara Angke. Melalui mobil ini, Askrindo tidak hanya memberikan materi pembelajaran, tetapi juga menyelenggarakan kegiatan dongeng edukatif yang bertujuan meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi anak-anak di daerah tersebut.

Selain itu, Askrindo juga menyalurkan 100 kacamata gratis untuk ibu dan anak sebagai bagian dari program pemeriksaan kesehatan mata. Kacamata tersebut disalurkan dengan menggandeng mitra UMKM binaan Askrindo, sebagai upaya untuk mendukung ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga pesisir Muara Angke.

Fankar menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi Askrindo terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB, khususnya pada SDG No. 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG No. 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG No. 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG No. 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

“Kegiatan ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat pesisir akan kesehatan dan pendidikan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup ibu dan anak, sekaligus mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap anak,” tambah Fankar.

Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN, Askrindo berharap manfaat dari program ini dapat terus berkembang dan memberi dampak berkelanjutan bagi masyarakat Muara Angke. “Kami ingin program ini menjadi contoh bagaimana sinergi antara sektor publik dan swasta dapat memberikan solusi yang konkret bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Fankar.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan akses pendidikan dan kesehatan bagi warga, tetapi juga menunjukkan bagaimana sektor bisnis dapat berperan aktif dalam membangun kesejahteraan sosial, terutama bagi kelompok-kelompok yang selama ini kurang mendapatkan perhatian dalam hal pendidikan dan perlindungan kesehatan. Dengan upaya ini, Askrindo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia, khususnya di daerah pesisir yang sering terabaikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *