DBH Dipangkas, Namun Pramono Tetap Upayakan LPDP Khusus DKI Terwujud

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan bahwa meskipun dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat dipangkas sebesar Rp15 triliun, ia tetap berkomitmen untuk mewujudkan program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) khusus Jakarta. Program ini bertujuan untuk memberikan beasiswa pendidikan luar negeri bagi anak-anak Jakarta yang berprestasi.

“Seandainya tidak ada pemotongan DBH hingga Rp15 triliun, program LPDP Jakarta sudah bisa dijalankan. Kami sudah mempersiapkan program ini,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Pramono menegaskan bahwa meskipun DKI Jakarta menghadapi tantangan anggaran, ia tetap bertekad untuk mewujudkan program LPDP, yang akan menjadi peluang besar bagi generasi muda Jakarta, khususnya mereka yang kurang beruntung, untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Gubernur Pramono mengatakan bahwa program ini sudah direncanakan sejak lama dan diharapkan dapat dimulai pada tahun 2026. Ia berencana memberikan beasiswa kepada 100 mahasiswa berprestasi dari Jakarta yang berpotensi melanjutkan pendidikan di luar negeri. “Saya ingin memastikan anak-anak Jakarta yang berprestasi bisa mengenyam pendidikan internasional dan membuka wawasan mereka,” jelasnya.

Selain itu, Pramono menekankan bahwa program LPDP ini juga bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang lebih unggul. Dengan adanya beasiswa ini, Pemprov DKI Jakarta ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi akademik yang tinggi. “Program ini akan mengurangi ketidakberuntungan dan mempersiapkan SDM yang lebih baik untuk masa depan Jakarta,” tambah Pramono.

Meskipun DBH DKI Jakarta mengalami pemotongan signifikan, Gubernur Pramono tetap yakin bahwa upaya untuk mewujudkan LPDP ini dapat berjalan, dan akan memberikan dampak positif bagi pendidikan di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta bertekad untuk memberikan peluang pendidikan terbaik bagi anak-anak yang membutuhkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *