JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi capaian luar biasa Transjakarta yang kini melayani 92,5 persen populasi Jakarta dengan volume penumpang mencapai 1,4 juta orang per hari. Hal ini diungkapkan saat menghadiri peringatan ulang tahun ke-12 PT Transportasi Jakarta di Halte Transjakarta Tosari, Jakarta Pusat, pada Jumat, 27 Maret 2026.
Pramono menyebutkan bahwa Transjakarta telah memberikan kontribusi besar terhadap transportasi Jakarta dan menjadi salah satu infrastruktur terbaik dunia. Berdasarkan data Time Out, Transjakarta berada di peringkat 17 dunia dan nomor dua di ASEAN setelah Singapura. “Transjakarta sudah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi transportasi di Jakarta,” kata Pramono.
Investasi yang telah diberikan pemerintah kepada Transjakarta terbukti membawa dampak signifikan, dengan setiap Rp1 triliun investasi menghasilkan Rp3,2 triliun bagi perekonomian Jakarta. Pramono mengungkapkan bahwa total ekonomi yang dihasilkan hingga saat ini mencapai Rp73,8 triliun.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga momentum ini dengan mengembangkan rute Transjakarta dan Transjabodetabek. Peningkatan konektivitas transportasi Jakarta yang telah mencapai 92 persen perlu didorong lebih lanjut agar mobilitas masyarakat semakin lancar.
Pemprov DKI berkomitmen mendukung penuh Transjakarta untuk terus berkembang, termasuk memperbaiki layanan dan meningkatkan penertiban untuk meminimalkan insiden yang melibatkan armada. Pramono juga mengingatkan agar operator dan pengemudi yang lalai diberi teguran dan sanksi tegas.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, mengungkapkan bahwa pengembangan Transjakarta terus berlangsung, dengan enam rute baru Transjabodetabek yang melayani lebih dari 4,5 juta pelanggan pada 2025. Elektrifikasi armada pun menjadi fokus, dengan target 100 persen armada bus berbasis listrik pada 2030.
Welfizon menambahkan bahwa transportasi publik seperti Transjakarta bukan hanya investasi sosial, tetapi juga ekonomi, yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Jakarta.


